VOICELESS & SOULASTIC
1.
VOICELESS & SOULASTIC ( VNS ) terbentuk pada tanggl 12 Januari 2008. Bermakna " Tak banyak bertutur kata dan luapkan jiwa ". Kami tak ingin banyak bicara, namun kami ingin berbicara lewat karya-karya yang kami buat. VNS terdiri dari Widya Ayu Permatasari (Vocal), Raka Hartawan (Gitar), Tegar Maulana (Bass), Edgar Rompas (Drum), Jeremia Jordan (Keyboard). Kami mengusung Pop sebagai nafas utama kami.. Namun tak dapat kami pungkiri Jazz adalah musik yang kami padukan dengan musik kami. Semoga kehadiran VNS dapat mewarnai musik Indonesia dan dapat di terima di kalangan manapun :)
2. KK Band - Masa Lalu
Tidak perlu bingung dengan nama band yang beranggotakan dua personil ini. Nama KK band memang diambil dari nama panggilan dua personil band ini, Cobra (vokal) dan Iram (gitar). Cobra dan Iram memiliki sapaan akrab di depan nama masing-masing, yakni Kaka Cobra dan Kaka Iram. Lewat band ini, keduanya saling bersinergi dan memastikan langkah mereka di industri musik Tanah Air. Sedikit berbeda dari sejumlah band lain, proses terbentuknya KK band terhitung unik. Pasalnya, jika Kaka Iram sebelumnya dikenal sebagai gitaris band U’Camp, maka Kaka Cobra justru lama menjalani pekerjaan sebagai preman.
“Kita memang lahir dari dua latar belakang yang bertolak belakang. Kesamaan kita adalah kesukaan pada musik. Apalagi, musik saat ini menjadi pilihan jiwa Kaka Cobra. Dan kita beruntung, Posan (mantan drummer band KOTAK) mensuport kita,” ujar Kaka Iram.
Untuk membuktikan musikalitasnya, KK band sepakat merilis single “Masa Lalu” sebagai nomor jagoan mereka. Single ini adalah karya Qian, salah satu Kerabat KOTAK (panggilan untuk penggemar setia band KOTAK). Sebelumnya, Kaka Cobra dan Kaka Iram sudah mempersiapkan single lain untuk langkah perdana mereka di dunia musik. Namun, atas saran Posan, KK band kemudian memilih single “Masa Lalu”. Sedikit banyak, single ini memang memiliki kesamaan dengan single yang coba dibawa KK band sebelumnya.
“Single ini menceritakan masa lalu kelam yang hendak ditinggalkan seseorang. Ini sama dengan perjalanan hidup saya,” terang KK Cobra.
Memang, terbentuk hingga dipilihnya single ini sangat berkaitan dengan sosok KK Cobra. Lelaki bertubuh kecil ini selama hampir 20 tahun dikenal sebagai preman. Sejak tahun 1999, Kaka Cobra menjadi tangan kanan Hercules, dan membawahi 5 wilayah di Jakarta. Malang melintang di dunia hitam, pada akhirnya disadari Kaka Cobra bukan pilihan jiwanya yang hakiki. Tahun 2010 yang lalu, Kaka Cobra memutuskan untuk meninggalkan dunia premanisme dan ingin serius mengembangkan bakatnya bernyanyi. Di saat itulah Kaka Cobra bertemu dan menjalin persahabatan dengan Kaka Iram.
“Sejak kecil saya sudah tergila-gila menyanyi. Percaya atau tidak, saat menjadi preman pun, saya bekerja dengan menenteng gitar ke mana-mana,” jelasnya.
Beruntung, pertemanan Kaka Cobra dengan Kaka Iram lantas membawa keduanya bertemu dan menjalin hubungan yang tak kalah akrabnya dengan Posan. Posan bahkan dijadikan saudara ketiga mereka dengan panggilan Kaka Posan. Melihat bakat luar biasa yang melekat dalam diri Kaka Cobra, Posan dan Kaka Iram pun sepakat untuk mewujudkan impian Kaka Cobra menjadi penyanyi.
“Suara dan perjalanan hidup Kaka Cobra membuat saya terkesan. Saya yakin, dia dapat menjalani perubahan hidup dan sukses di dunia musik,” kata Posan.
Perjalanan hidup seseorang memang serba tak terduga. Demikian halnya dengan halnya dengan Kaka Cobra. Kaka Iram pun yang semula sudah berniat mundur dari dunia musik, ternyata tersentuh melihat semangat Kaka Cobra, dan bertekad membantu impian masa kecil sahabatnya itu. Mereka berharap musik mereka bisa diterima oleh penikmat musik Tanah Air. “Hormat kita yang mendalam buat Pak Rahayu dan NAGASWARA yang sudah mempercayai kita untuk bernyanyi,” ungkap Kaka Cobra tulus
3. Ardani - Tulus Tak Terbatas
Ardani adalah pendatang baru bagi industri musik di tanah air. Dia adalah seorang penyanyi solo pria dengan konsep yang terasa nuansa band-nya.
Saat ini Ardani merelease single pertama-nya yang berjudul “Hanya Dia” yang diciptakan oleh Fajar PJ “ELEMENT” dan Roby “PHANTOM”. Pada lagu “HANYA DIA” di dukung oleh beberapa musisi yang sudah eksis sebelumnya di industri musik Indonesia, musiknya di produced oleh Fajar PJ “ELEMENT” sekaligus mengisi keyboardnya, kemudian musisi lain yang mendukungnya adalah Ivan “MARY JANE” (gitar), Ibank “ELEMENT” (bass), dan Rico “JIMMU” (drums).
Sebelumnya Ardani adalah pemenang dari kompetisi “Inspiring Singer Pilihan Saya” yang diselenggarakan oleh Panadol Cold and Flu. Dia terpilih sebagai pemenang dari ribuan kontestan lainnya. Pengalaman bermusiknya cukup banyak, dari “mengamen” sampai menyanyi di kafe-kafe di Jakarta. Salah satu alasan dia menang pada kontes diatas adalah cerita perjuangannya untuk menjadi penyanyi yang cukup inspiratif, bahwa tidak ada” kompromi” untuk mencapai mimpinya menjadi seorang PENYANYI.
Dengan single ini, Ardani mengharapkan dapat diterima oleh para pendengar musik Indonesia.
4. Dragon Boyz - Love You No More
Satu lagi boyband baru, namanya Dragon Boyz. Saat ini boyband tersebut mulai sering nongol di layar kaca dengan single Love You No More ciptaan Sunu ‘Matta Band’.
Dragon Boyz dibentuk February 2011. Boyband asal Bandung ini digawangi 5 personel yaitu: Lukas, Harrimand, Alam, Riza dan Bagus.
Dragon Boyz mengawali debutnya bersama TM Management pada 2 April 2011 di DTC Sawangan (Depok). Dragon Boyz juga sempat mengisi acara jumpa fans Group Musik TREEJI
5. D'Alfa - Ku Ingin Pulang
Kembali musisi daerah mencoba keberuntungannya di Jakarta salah satunya band D' Alfa. Band Asal Makasar yang terbentuk pada awal November 2005 ini melebarkan sayapnya di Jakarta melalui label Nagaswara.
Dengan perjuangan keras dan gonta ganti personel, group ini tetap menunjukan eksistensinya dengan terus menciptakan karya- karya tebaiknya salah satunya yang menjadi hits single D'Alfa yaitu "Pergi".
Sebenarnya D’Alfa sudah mempersiapkan 10 lagu andalanya tapi demi pertimbangan bisnis akhirnya hanya satu yang diluncurkan sebagai strategi pasar jika lagu ini bisa diterima pasar musik tanah air baru aka nada rencana untuk merilis satu album penuh.
Masih dengan tema cinta yang sealu menjadi sumber inspirasi yang tak akan pernah habis untukdimaknai tanpa mengesampingkan kehidupan sosial budaya, religi, serta lingkungan. Yang menarik dari band ini yaitu sang vokalis Akbar yang sekiranya menjadi caleg namun lebih memilih menjadi musisi.
"Kami berharap band kami, menjadi nomer satu yang pertama di kancah musik di tanah air bahkan di mancanegara sekalipun," ujar Akbar sang vokalis saat di temui di kantor Nagaswara Jum'at 4/12/09 lalu.
Memanglah tidak berlebihan jika band ini mempunyai cita-cita menjadi band nomer satu karena sesuai dengan nama D'Alfa sendiri yang berasal dari bahasa Yunani yang artinya 'satu' atau pertama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar