Kamis, 15 September 2011

18 September 2011 Part 2.

6. Anda Wardhana - Ping.
Sosok pria yang satu ini taka sing lagi di dunia musik. Karirnya bermusik sudah banyak dilewatinya. Namun, sebelumnya pria bernama Anda Wardana ini lebih banyak berkarir sebagai vokalis band. Sejak tahun 2004 beliau pernah bergabung di band Bragi setahun kemudian ia membentuk band REA lalu terkhir Anda dikenal sebagai vokalis band Bonus.

Pada tahun 2009, Anda mencoba bersolo karir mengisi soundtrack film. Dari projeck tersebut Anda memantapkan diri untuk bersolo karir. Kemudian ia pun menciptakan sebuah album dengan salah satu single yang berjudul Ping. Dimana proyek album tersebut ia tawarkan kepada pihak Nagaswara dan akhirnya di terima oleh Ceo Nagaswara, Rahayu Kertawiguna.

“Sekarang aku total di solo karir, dan hanya di Nagaswara aku dibebaskan untuk berkarya tanpa dibatasi ruang gerak aku dalam berseni, “ ungkap Anda saat memutuskan untuk bersolo karir.

Konsep bermusik yang ditawarkan Anda saat ini adalah solo namun bergaya band dengan genre alternatif pop. “Konsep bermusik aku sekarang ini sebenarnya gado-gado, dalam satu album banyak genre musik yang aku gabungkan dalam lagu-lagu yang aku ciptakan. Aku sebenarnya ingin kembali ke jaman almarhun Crishye atau Iwan fals dalam karya-karya aku di solo karir ini, “ lanjut Anda menceritakan konsep bermusiknya.

Single berjudul Ping yang pertama ditawarkan Anda merupakan single yang menceritakan kebiasaan seseorang menggunakan telepon genggam. Kata ping yang biasa dipakai untuk menyapa dalam telepon genggam dijadikan inspirasi oleh Anda untuk dijadikan judul lagu

7. Be Star - Just Friend
Satu lagi band pendatang baru di Blantika Musik Indonesia. Band asal Semarang ini diberi nama Be Star. Be Star terbentuk pada tahun 2005. Arti dari Be Star sendiri Be dimaknai sebagai Bersatu sedangkan Star dimaknai sebagai Bintang, jadi kalau digabungkan menjadi Bersatu Menjadi Bintang. Be Star digawangi oleh Denny Moreno pada vocal, Angga PH pada lead guitar, Arka Hinggil pada rhythm guitar dan Satria pada drum. Hits Single Be Star dari album perdananya adalah “Dia Kembali”. Aliran Musik ya...

9. Kamaya - Bisa Sendiri
Kamaya adalah jebolan artis Indonesia Idol 2005, penyanyi yang pernah duet dengan Firman dalam single "Nanti Dulu" ini mengeluarkan lagu terbaru berjudul Bisa Sendiri, lagu ini menceritakan seseorang yang tengah putus cinta namun tetap tegar menghadapinya dan tidak mau larut dalam kesedihan.

9. Brenda - Cinta Diujung Tanduk
Sejak berkenalan dengan Posan (eks Kotak) hasrat menuju dunia rekaman seakan terbuka lebar. Bahkan demi memudahkan jalan Brenda menuju obsesi yang terpendam, Posan memberikan sebuah lagu indah yang tadinya lagu itu sebenarnya hendak dipersembahkan buat Kotak Band yang keburu bubar. Tentu saja kenyataan itu membuat bidadari asal Manado bernama Brenda Rachel Giovanka Bolang itu terkesima. Apalagi single tersebut cukup ‘nyeplak’ dengan warna vokal Brenda.
“Kak Posan suka sekali lagu ini aku nyanyikan dengan karakter vokal yang aku miliki,” ujar
Brenda di sela-sela syuting video klip single’Cinta di ujung Tanduk’ di kawasan Ciganjur Jakarta Selatan (Selasa, 19 Juli 2011).Sungguh di luar dugaan. Cewek yang baru lulus sekolah Menengah Atas Global Mandiri dan Home Shooling Kak Seto itu memang sedari kecil sudah gemar dengan nyanyian. Dimanapun dan kapanpun tidak jauh-jauh dari lantunan suaranya yang mengalun.
Menurut Brenda, pertama kali mendengar suara Brenda Posan langsung suka.Kalau ini sukses, nantinya akan ada kerjasama lanjutan setelah single perdana ini. Single Cinta di ujung Tanduk ini bergenre Pop Ballad, yang berirama nge-bead.
“Lagu ini beraliran Rock Ballad, itu aku banget. Selera dia sama aku agak-agak mirip, tadinya buat Kotak. Tapi akhirnya lebih cocok buat aku, jadi lagu ini ke aku,” terang Brenda yang didampingi oleh Esty Linda Pinkan, mamanya.
Brenda sendiri sekarang ini baru berusia 17 tahun. Masih sangat muda.Walaupun masih ‘Under 20,’ namun semangatnya sudah cukup dewasa. Artinya,ia sudah berwawasan maju ke depan dan memandang masa depan.Apalagi semuanya mendukung karirnya di dunia musik. Karena itulah anakpertama dari dua bersaudara ini tidak mau mengecewakan keluarga.
“Keluargaaku suka musik, papa drum, tante aku penyanyi. Tapi aku mempunyai warna tersendiri di keluarga. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Nama papa Samuel Ricard Bolang dan Esty Linda Pinkan,” paparnya.
Tinggi banget suka lompat-lompat memanjat mangga. dari keluarga mama nya Tentu saja karir Brenda memang memiliki titik cerah. Didukung oleh posturnya yang memang berasal dari gen keluarga di atas rata-rata. Bahkan, salah satu kakak dari mamanya memiliki tinggi badan mencapai 195 cm. Brenda sendiri 170an lebih dengan postur tinggi semampai. Pantaslah kalau dia menjadi publik figur yang menawan hati.
Hanya saja kadang seorang penyanyi pendatang baru hanya bertahan pada single perdana saja. Sedangkan yang kedua dan selanjutnya seringkali didera oleh sindrom kejenuhan dan semangat yang mendadak hilang.
“Tapi ngga tahu nanti lihat aja ya, semoga aku bisa menjaga eksistensi di blantika musik tanah air,” ujarnya.
Apa sich yang membuat kamu terus bersemangat menekuni bidang ini?
“Ya aku tidak mau mengecewakan semua pihak, di segala bidang aku ingin belajar. Tapi kalau akting aku kurang berminat. Mungkin selamanya nanti aku ingin di dunia Pop, Rock Ballad, dan Pop Rock, kalau menyanyi dangdut, sory i dont like dangdut. Kalau akting aku ngga bisa, tapi kalau talenta main gitar aku bisa,” paparnya panjang.
Sekarang ini, Brenda ingin berkiblat ke dunia musik Barat sama Ballad, atau paling tidak pop ballad yang berjiwa rock. Ia pun menggemari penyanyi Sakhakan. sedangkan yang lain tidak. “I dont really like lady gaga to much,”pungkasnya.
Yang penting ia berharap single Cinta di ujung Tanduk ini bisa sukses dan dapat diterima masyarakat dengan baik. Semoga mudah didengar dan mudah di tangkap, di terima di kalangan bawah sampai atas.
“Untuk mewujudkannya aku selalu menjalin hubungan yang baik dengan semua rekan-rekan aku, sahabat, dan aku akan terus melatih vokal aku. Karena you need so practice to be perfect n always prasctice to be perfect,” tandasnya. www.nagaswaramusic.com/ Kim Sadew

10. Elyzia - Cinta Yang Tak Mungkin
lyzia, lahir 15 tahun yang lalu di Jakarta dan besar di Lombok, Elyzia menyadari akan bakat menyanyinya mulai kelas 4 SD. Pada tahun 2008, ia menjuarai kompetisi bernyanyi yang diadakan oleh RRI Lombok, dan pada tahun yang sama ia berhasil menjadi juara 1 untuk provinsi Nusa Tenggara Barat. Pada tahun itu pula ia kembali ke Jakarta dan mulai serius menekuni dunia tarik suara. Hal itu dibuktikannya pada tahun 2009 ia berhasil menjaid juara 1 pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jakarta Pusat dan juara 2 pada tingkat DKI Jakarta. Elyzia mengakui bahwa dirinya banyak terinpirasi oleh penyanyi-penyayi seperti Rossa, Ruth Sahanaya, dan Mariah Carey. Di usianya yang sangat muda ini, lagu-lagu yang dibawakan Elyzia lebih banyak bercerita mengenai kehidupannya di saat ini dimana ia masih ingin mengungkapkan banyak keceriaan dan kebahagiannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar