Lanjutan posting sebelumnya, share tentang profil-profil band yang masuk diacara new top ten nya RP FM GOMBONG.
6. Lup - Terikat Cinta
Tahun 2011 ini menjadi momen yang teramat penting bagi LUP band. Selain memutuskan untuk bergabung dengan label NAGSWARA, di tahun ini juga LUP bersiap untuk merilis album terbaru mereka yang berjudul “Yang Terbaik”. Pengerjaan album ini melibatkan sejumlah nama besar di industri musik seperti Noey “Java Jive” dan Erros “Sheil on 7”. Sebagai single jagoan, band asal Makassar, Sulawesi Selatan ini memperkenalkan single “Karena Cinta” karya Idhiel FR, basis band itu. Pergesaran musik mereka yang semula bergenre Modern Rock, jelas terlihat di single ini yang kental dengan warana Pop Progresive.
“Kita senang akhirnya bisa menyelesaikan album perdana ini. Mudah-mudahan langkah awal dengan memperkenalkan single ‘Karena Cinta’ dapat diterima dengan baik oleh pecinta musik Tanah Air,” ucap Rengga, vokalis LUP.
Masih menyentuh tema paling dominan dari sebuah lagu yakni persoalan cinta, single “Karena Cinta” berkisah tentang keteguhan hati seorang lelaki yang tidak berharap untuk bersatu kembali dengan kekasihnya. Cintanya yang tulus kepada sang gadis telah mati karena ia pernah diabaikan. Lewat karakter vokal Rengga yang khas, single ini mengalir dalam tempo cepat, dan sangat mungkin dengan cepat dapat menarik perhatian pendengar.
Terbentuk dari ajang pencarian bakat “Dreamband” tahun 2006, LUP bukan lagi band baru dengan musik apa adanya. Nama LUP sendiri yang berarti “kaca pembesar”, dimana mata para personil band ini dapat terbuka dalam melihat berbagai hal, seperti rasa cinta yang bisa jadi inspirasi buat berkarya, perjalanan yang akan ditempuh dan cita-cita yang siap untuk diwujudkan. Di kota asal mereka, Makassar, nama band ini dikenal baik.
Tahun 2009, dengan dukungan formasi dan manajemen baru, LUP memutuskan hijrah ke Jakarta. Single band ini yang berjudul “Jatuh Cinta” pernah menjadi soundtrack film “London Virginia” di tahun 2010. Saat ini, LUP diawaki oleh Rengga (vokal), Dudy (gitar), Idhiel (bass), dan keyboard diisi oleh auditional player. Sementara, manajemen LUP dipegang oleh Matahati Manejemen pimpinan eMPi.
“Kita berterimakasih kepada semua pihak yang sudah mensuport LUP. Kita selalu berharap dan bekerja keras untuk menghasilkan karya-karya terbaik,” harap Rengga. www.nagaswaramusic.com /TIM PR NMC
7. Mario - Penggantimu
Cinta adalah hal pasti. Cinta sama artinya dengan saling berbagi rasa antara 2 hati. Sulit jadinya jika cinta hanya sepihak, apalagi tanpa kepastian. Karena terlalu lama menanti kepastian cinta dari sang kekasih, Mario memilih menghentikan niatnya untuk terus mencinta. Itulah inti kisah dari single “Hentikan Niatku” yang dilantunkan solois Mario. Lewat single ini, Mario menghadirkan sebuah konsep bermusik yang tidak banyak disentuh penyanyi solo Indonesia lainnya. Setidaknya, di single “Hentikan Niatku”, penikmat musik masih diberi ruang yang luas untuk menikmati suara merdu seorang penyanyi.
“Saya memang sengaja hanya menghadirkan solo piano dalam lagu ini agar dapat mengeksplorasi vokal,” ujar Mario memberi alasan.
Meski baru memastikan bakat nyanyi solonya lewat single “Hentikan Niatku”, Mario bukan nama baru di industri musik Tanah Air. Sebelum memutuskan terjun menyanyi, Mario lebih dulu dikenal sebagai seorang komposer muda berbakat. Dua di antara karyanya adalah “Terimakasih Cinta” dan “Cinta Dua Hati”, yang populer oleh panyanyi Afghan Syahreza. Di sepanjang tahun 2005 hingga 2008, Mario juga sempat terjun sebagai backing vocal band Elemant.
Single ini sendiri merupakan buah karya Ade, gitaris band Govinda (dulu bernama Domino) yang dihadiahkan kepada Mario. Secara pribadi, Ade memang menciptakan lagu ini dan menantang Mario untuk membawakanya. Merasa sudah cukup lama berada di belakang layar, penyanyi yang bernama lengkap Mario Ricardo Tobing itu pun menerima tantangan tersebut.
“Saya banyak mendapat dukungan dari sahabat-sahabat saya untuk menyanyi. Salah satunya dari Ade yang khusus menciptakan lagu ini buat saya. Semoga kehadiran saya tidak mengecewakan mereka,” ungkap Mario.
Sebagai pencipta sejumlah hits seperti “Tentang Rasa” (Astrid), “Setengah Mati Kumerindu” (Judika), dan “Siapa yang Pantas” (Domino), Ade “Govinda” mengungkapkan kekagumannya kepada Mario. Menurutnya, Mario memiliki kelengkapan bakat sebagai musisi.
“Mario memiliki karakter vokal yang kuat. Dinyanyikan Mario, lagu ini menjadi sangat menyentuh dan easy listening,” kata Ade.
Sementara, penggarapan video klip Mario dipercayakan kepada sutradara Upie Guava. Konsep video klipnya diarahkan kepada sisi sentimental antara benda mati dan makhluk hidup yang diperankan oleh boneka dan anjing. Lewat video klip ini, Mario hendak menawarkan sebuah kesegaran baru, termasuk kehadirannya di blantika musik Tanah Air.
8. Nea - Ingin Dicintai
Band pendatang baru di tanah air seperti jamur di musim hujan. Di antara masing-masing band tersebut ada yang berjalan lambat, namun ada juga yang melesat dengan cepat seperti ateroid. Inilah alasan kenapa personel band anak muda asal Karawang, Jawa Barat ini memberikan nama NEA. Nama tersebut merupakan singkatan dari Nearth yang berarti dekat, Earth artinya bumi dan Asteroid adalah meteor.
"Kami mengagumi kecepatan dan kedahsyatan asteroid. Maka kami mengadopsi nama tersebut dan berharap NEA Band akan melesat seperti asteroid," kata Louise Budiono, manajer NEA.
Sebelum bernama NEA, tahun 2009 namanya Baginda. Kenapa berganti NEA, lantaran ada perubahan, penambahan personil, penambahan materi lagu-lagu baru dan juga adanya kemiripan nama band lain.
Secara resmi NEA dibentuk pada 2010 di Pantai Samudra Baru, Karawang. Saat itu NEA diundang untuk mengisi acara di salah satu radio swasta. "Alhamdulillah respon masyarakat cukup bagus," imbuhnya.
Personil NEA ada 6 anak muda yakni, Bintang (vokal), Champenk (lead gitar), Hinggar (gitar), Gunawan (bass), Yuki (drum) dan Budi (keyboard). Mereka memiliki tempat atau basecamp di Karawang. Dalam waktu dekat mereka akan merilis single hits perdananya berjudul Ingin Dicintai. Lagu tersebut dibalut sentuhan pop Melayu yang rapi dengan variasi gitar yang dominan dan lirik yang sangat mudah dihafal, ringan serta sangat komunikatif. Tentu dengan sentuhan yang tak biasa itu NEA memiliki nilai lebih di dengan band-band yang lainnya. "Musiknya bisa bersaing, melodi lagunya simpel, lirik cinta yang nggak ribet," terangnya.
Kenapa masih menyuguhkan musik bergenre pop Melayu, padahal saat ini banyak bermunculan musik pop rock alternatif, dan boyband, NEA beranggapan musik Pop Melayu sampai kapan pun tidak akan mati. "Pop Melayu akan panjang, tak akan hilang. Jujur saja ini (pop Melayu) gantiin musik dangdut yang naik kelas. Sekarang ini konsumen dangdut carinya musik Pop Melayu," katanya
9. Neva - Kutunggu Dirimu
Satu lagi band yang berani memasuki blantika musik Indonesia yaitu Neva Band. Band bernama Neva ini digawangi oleh Yayang Ariswan (vokalis), Jojo (bass), Rey (gitar), Bahdi (keyboard), Yodi (drum) dan Ican (gitar). Neva sendiri terbentuk pada 14 Mei 2010. Sebelum terbentuk Neva, band ini memiliki nama Kisah Band.
Seperti baru-baru ini, Yayang Ariswan dan personel Neva lainnya telah melaksanakan syuting video klip single perdana yang berjudul ‘Kutunggu Dirimu’. Sekilas terdengar cukup simple. Namun, makna sesungguhnya ternyatamengandung chemistry. Selain bermakna cinta, single ini memang benar-benar ujian bagi mereka, karena menanti pelaksaan syuting video klip yang cukup lama.
Sayangnya Kisah band kini tinggal sejarah. Padahal, dulunya Kisah band memiliki vokalis yang cukup cantik. Tapi karena satu hal, mereka pun bubar. Kemudian Kisah Band yang memiliki vokal seorang cewek berubah menjadi Neva. Yayang sendiri yang dulunya sebagai gitaris, kini didapuk sebagai vokalis sekaligus pencipta lagu di Neva.
Seiring perubahan yang lebih baik, masuklah dua orang lagi yaitu Ican dan Yodi.Mereka memilih nama Neva Band dengan genre pop, dan single perdana berjudul ‘Kutunggu Dirimu,’ ciptaan Yayang Ariswan.
Yayang Ariswan sendiri selama ini sudah beberapa kali menciptakan lagu buat Ryan D’Masiv. Dimana, rata-rata hasil karya Yayang beberapa kali pernah dijadikan soundtrack sinetron dan FTV. ‘Kutunggu Dirimu’ berkisah seorang cowok yang suka sama ceweknya, dan terbelenggu oleh sebuah penantian cinta. Sebab, si cewek ternyata masih menjalin cinta dengan lelaki lain. Sehingga, Yayang sebagai tokoh di dalam syair lagu ini, merasa menderita berkepanjangan.
Neva sendiri berasal dari bahasa Korea yang berarti cahaya bulan. Nama ini diharapkan bisa menerangi hati siapapun yang setiap kali mendengarkan lagu- lagu Neva. “Nama Neva diharapkan bisa menerangi kegelapan hati siapa pun di dunia ini,” ungkap Yayang, yang sekarang ini masih menyelesaikan skripsi padakuliahnya.
Para personel Neva bertemu dan bergabung dari berbagai festival musik.Sehingga mereka mendapat ide untuk menyatukan diri dan membangun komitmen bermusik dengan memakai nama Neva. Video klip perdana tersebut dibintangi seorang model bernama Hana Samantha, dengan konsep adegan simbolik, beauty shoot, dan story tellingnya lebih bersifat simbolik, tanpa unsur dramatik dan akting, alias pose-pose Neva saja. www.nagaswaramusic.com/ Kim Sadewa
10. The Rich - Janji Sehidup Semati
Rich Band adalah pendatang baru di belantika musik Indonesia pada awal tahun 2010. Band ini digawangi oleh 5 personil, yaitu Erzie (vokal), Tara (gitar), Aththur (bass), Anggi (gitar) dan Candra (drum). Rich band sendiri berdiri pada tahun 2009.
Meski belum lama berdiri, namun masing-masing personilnya sudah memiliki pengalaman bermusik yang cukup. Single mereka yang berjudul Janji Sehidup Semati dirilis pada Mei 2010.
Rich Band sendiri mengaku bahwa aliran yang mereka bawakan adalah apa yang mereka sebut hard love, yaitu musik-musik bertemakan cinta yang tidak cengeng dan tidak melow, namun lebih bernuansakan rock.
T

Tidak ada komentar:
Posting Komentar